Mitos dan Fakta methadone
Mitos : Methadone masuk ke dalam tulang anda dan melemahkan tulang tersebut Fakta : Methadone Tidak “masuk ke dalam tulang” atau dengan cara lain menimbulkan bahaya sistem kerangka. Jika anda menggunakan zat lain harus menyesuaikan dosis methadone anda. Mitos : Lebih sulit untuk menolak methadone daripada kecanduan lain. Fakta : Menghentikan penggunaan berbeda dengan kebiasaan heroin. Sebagian orang lain mengatakan ini lebih sulit karena penarikan lebih lama. Sebagian orang lain mengatakan walaupun ini berlangsung lama, namun ini lebih ringan daripada heroin. Mitos :Mengkonsumsi methadone dapat merusak tubuh. Fakta : Orang sudah mengkonsumsi methadone selama lebih dari 30 tahun, dan belum ada bukti bahwa jangka panjang menyebabkan kerusakan fisik. Mitos : Methadone lebih buruk bagi tubuh anda bila di bandingkan heroin. Fakta : Methadone tidak lebih buruk bagi tubuh bila di bandingkan heroin, namun keduanya dapat membahayakn jika digunakan secara berlebihan. Methadone lebih aman daripada heroin jalanan karena ini merupakan obat yang ditetapkan secara sah dan dikonsumsi secara oral ( diminum ). Mitos : Methadone dapat membahayakan liver. Fakta : Liver membentuk metabolisme ( proses) methadone, tapi tidak membahayakan liver. Orang-orang yang menderita hepatitis atau penyakit. liver parah dapat mengkonsumsi methadone secara aman. Mitos Methadone membahayakan bagi sistem kekebalan tubuh. Fakta : Methadone tidak merusak sistem kekebalan tubuh. Pasien positif HIV yang mengkonsumsi methadone lebih sehat dan dapat hidup lebih lama daripada IDU yang tidak mengkonsumsi methadone. Mitos : Methadone dapat mendorong orang menggunakan kokain. Fakta : Methadone tidak mendorong orang menggunakan kokain. Bayak orang yang menggunakan kokain mulai menggunakannya sebelum mereka memulai pengobatan dengan methadone. Mitos : Semakin rendah methadone adalah semakin baik. Fakta : Dosis yang rendah dapat mengurangi gejala penarikan, tapi dosis yang lebih tinggi diperlukan untuk menghambat efek heroin dan yang lebih penting mengurangi kecanduan terhadap heroin. Para pasien harus memutuskan dosis mereka dengan bantuan dokter, dan tanpa campur tangan atau batasan dari pihak luar. Mitos : Methadon menyebabkan rasa ngantuk dan sedasi. Fakta : Semua orang kadang-kadang merasa ngantuk atau lelah. Pasien dengan dosis methadone yang stabil tidak akan merasa mengantuk lagi atau tertidur seperti biasanya. Jika dosis methadone anda tidak memberikan rasa nyaman, mungkin dosis tersebut tidak tepat. FAKTA DARI SEGALA FAKTA BAHWA METHADONE MENGINDARI Penasun DARI HIV/AIDS


